Injil Berkembang dan Barnabas & Saulus Diutus, Pokok Anggur dan Ranting
Kisah Para Rasul 12:24-13:12; Yohanes 15:1-8
Hai teman-teman yang mau bertumbuh! Coba deh perhatikan tanaman di sekitar kita. Kalau mau tanamannya tumbuh subur dan berbuah lebat, kira-kira butuh apa aja ya? Pasti butuh tanah yang bagus, air, sinar matahari, dan juga harus terhubung sama akarnya atau sama batangnya kalau itu cabang. Nggak ada ranting yang bisa tumbuh dan berbuah sendiri kalau udah lepas dari pokoknya kan? Nah, pagi ini kita mau bahas tentang buah yang manis dalam pelayanan Tuhan, lewat kisah di Kisah Para Rasul 12:24-13:12, dan gimana itu bisa terjadi karena prinsip yang Yesus ajarkan di Yohanes 15:1-8 tentang Pokok Anggur dan Ranting.
Di Kisah Para Rasul 12:24, kita baca berita bagus: "Firman Allah makin tersebar dan makin bertumbuh." Setelah melewati masa-masa sulit (penganiayaan, Petrus dipenjara), gereja nggak malah layu, tapi justru makin kuat dan Injil makin menyebar! Lalu di pasal 13, diceritakan tentang gereja di Antiokhia yang lagi beribadah, berpuasa, dan pelayanan (ayat 1-2). Roh Kudus lalu nyuruh mereka mengutus dua orang, yaitu Barnabas dan Saulus (yang nanti kita kenal sebagai Rasul Paulus), buat misi ke tempat lain. Mereka ini adalah Barnabas & Saulus Diutus untuk membawa Injil. Dan di tempat misi mereka (pulau Siprus), Injil berbuah: gubernur Sergius Paulus percaya setelah melihat kuasa Tuhan melalui Paulus (ayat 12)!
Ini keren banget ya, gimana Injil bisa terus menyebar dan berbuah melihat orang percaya, bahkan di tempat-tempat baru. Tapi, gimana itu bisa terjadi? Jawabannya ada pada apa yang Yesus ajarkan di Yohanes 15:1-8. Yesus bilang, "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah Pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah."
Teman-teman, Injil Berkembang dan pelayanan yang berbuah seperti yang dilakukan Barnabas & Saulus Diutus itu semua terjadi karena mereka dan gereja di Antiokhia tinggal di dalam Yesus, Sang Pokok Anggur sejati. Mereka terhubung erat sama Sumber kehidupan rohani. Kehidupan rohani mereka yang aktif (beribadah, puasa, peka sama Roh Kudus) itu bukti mereka tinggal di dalam Dia. Ketaatan mereka untuk pergi misi, keberanian mereka menghadapi tantangan, dan kuasa yang menyertai pemberitaan Injil mereka, itu semua "buah" yang dihasilkan karena mereka tetap terhubung sama Yesus. Kita, sebagai remaja, juga adalah "ranting-ranting" Yesus. Pengaruh positif apa yang bisa kita berikan di sekolah, di rumah, di gereja, atau di lingkungan kita? Itu semua adalah "buah" yang hanya bisa kita hasilkan kalau kita tinggal di dalam Yesus setiap hari. Jangan coba-coba berbuah sendiri di luar Dia, karena kita nggak akan bisa dan akan layu.
Jadi, pagi ini, mari kita pastikan koneksi kita sama Sang Pokok Anggur itu kuat ya. Prioritaskan waktu buat baca firman-Nya, berdoa, dan hidup taat pada-Nya. Dengan tinggal di dalam Yesus, hidupmu pasti akan berbuah lebat bagi kemuliaan Bapa, sama seperti Injil Berkembang lewat pelayanan Barnabas & Saulus Diutus! JRSS
Doa: Tuhan Yesus, mampukan kami tinggal erat di dalam-Mu, Pokok Anggur sejati, agar hidup kami berbuah lebat bagi kemuliaan nama-Mu. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar